Angklung dan Budaya Sunda Tampil di FEB Unpad Virtual Summer Program 2021

Pada Sabtu (14/08/2021), para peserta FEB Unpad Virtual Summer Program 2021 mendapatkan pengetahuan tentang budaya Indonesia. Inti acara pada hari ini adalah perkenalan berbagai macam budaya Sunda. Untuk memeriahkan acara, para peserta diperbolehkan untuk menggunakan baju daerah dari negaranya masing-masing.

Materi pada sesi pertama disampaikan oleh Pusat Studi Digitalisasi dan Pengembangan Budaya Sunda (PDPBS) Universitas Padjadjaran tentang Kebudayaan Sunda mulai dari sejarah suku Sunda, aksara Sunda, dan tari-tarian Sunda. Dr. Teddi Muhtadin, M.Hum sebagai pembicara PDPBS Unpad mengutip kata-kata M.AW. Brouwer “When God smiled, Pasundan- the Sunda land – was born” yang artinya “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum” untuk menggambarkan keindahan alam dan budaya Sunda.

summer program2021

Penampialn KAFE Unpad pada acara Budaya Sunda di FEB Unpad Summer Program 2021 yang dilaksanakan secara online (14/08/2021)

Selain presentasi materi, PDPBS menghadirkan interaksi dua arah dengan peserta melalui pengenalan alat-alat yang digunakan untuk menulis aksara Sunda dan memamerkan koleksi aksara Sunda yang dimiliki. Peserta FEB Virtual Summer Program 2021 mendapatkan sertifikat partisipasi acara dengan penulisan nama mereka dalam Bahasa Sunda yang membuat peserta sangat senang. Tidak hanya belajar aksara Sunda, seluruh peserta disuguhkan dengan pengenalan tarian Sunda, mulai dari sejarah tarian, kostum, dan gerakan. Dr. Laina Rafianti, S.H, M.H. sebagai pemandu tarian Sunda menjelaskan gerakan-gerakan dasar tarian Sunda yang diikuti oleh panitia, dosen, dan seluruh peserta melalui zoom.

Selain belajar tarian dan aksara Sunda, peserta juga berkesempatan untuk memainkan angklung secara virtual. Kegiatan tersebut dipandu oleh Rifqi Subhanullah Hutama sebagai perwakilan dari Keluarga Angklung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (KAFE) Unpad. Rifqi menjelaskan sejarah angklung, not dan tangga nada, serta cara memainkan angklung dengan baik. Seluruh peserta memainkan lagu Heal The World milik Michael Jackson dengan angklung secara virtual menggunakan aplikasi I-Angklung. Meskipun dilakukan secara virtual, peserta merasa sangat senang dan tertarik untuk mempelajari angklung serta budaya Sunda lebih lanjut. Para peserta dari berbagai negara mengungkapkan terdapat kemiripan budaya di negara mereka dengan budaya Sunda.

Pengenalan budaya Sunda kepada seluruh peserta FEB Virtual Summer Program 2021 diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan dan minat mahasiswa luar negeri untuk mempelajari lebih lanjut mengenai kebudayaan Sunda serta menjalin hubungan yang erat dengan negara yang terlibat.

Laporan : Nur Azizah Arianggi Suryaatmaja/ Dani Wahdani