Berbagai tantangan acapkali dihadapi para pelaku usaha saat menjalani bisnisnya. Untuk itu, kemampuan manajerial penting dikuasai pelaku usaha. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Dr. Wa Ode Zusnita Muizu, M.Si., mengatakan, kemampuan manajerial dapat membantu pelaku usaha mengatasi hambatan dan tantangan yang muncul dalam berwirausaha. Hal tersebut ia sampaikan dalam Webinar Series #4 Pengembangan Soft Skill Mahasiswa ?Peningkatan Kemampuan Manajerial Mahasiswa dalam Mengelola Usaha Kecil dan Menengah di masa Pandemi? yang digelar secara daring, Sabtu (16/10/2021). ?Ini nantinya bisa membantu kita di dalam mengelola kegiatan usaha secara lebih sistematis,  teroganisir secara rapi, sehingga prosesnya akan bekerja lebih baik,? kata Wa Ode. Keterampilan manajerial yang perlu dimiliki antara lain human skills, technical skills, dan conceptual skills. ?Kalau sudah mulai mengglobal kita perlu global management skills,? ujarnya. Wa Ode mengatakan, menghadapi tantangan di dunia usaha perlu adanya manajemen organisasi dengan tepat, sehingga dapat turut mendukung tercapainya tujuan. ?Disinilah pentingnya ilmu manajemen, kemampuan di dalam…

Read more

Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengungkap berbagai strategi yang dilakukan pemerintah dalam upaya melakukan pemulihan dari situasi pandemi Covid-19. Tidak hanya berfokus pada pemulihan ekonomi, program yang dilakukan juga tetap memberikan perlindungan kepada masyarakat dari Covid-19. ?Pada dasarnya program pemulihan ekonomi nasional desainnya adalah melindungi rakyat dari sisi ancaman kesehatan, melindungi masyarakat dari tekanan sosial, melindungi usaha agar bangkit, serta melindungi sektor keuangan supaya bisa pulih kembali,? ungkap Sri Mulyani saat memberikan kuliah umum secara virtual di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Jumat (3/9) siang. Ada tiga strategi utama dalam mengakselerasi pemulihan sosial-ekonomi. Tiga strategi itu meliputi intervensi kesehatan, upaya pemulihan sosial-ekonomi, hingga reformasi di tingkat struktural. Sri Mulyani menilai, bidang kesehatan masih penting dilakukan intervensi pemerintah. Hal ini disebabkan, upaya pemulihan ekonomi masih dilakukan pada masa pandemi Covid-19. Karena itu, bidang kesehatan masih menjadi prioritas unutuk ditangani. ?Vaksinasi gratis tetap dilakukan, APBN membeli vaksin dan membiayai…

Read more

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi mengatakan bahwa pemahaman masyarakat mengenai perbankan syariah perlu ditingkatkan. Rendahnya literasi perbankan syariah di masyarakat turut mempengaruhi rendahnya penetrasi perbankan syariah di Indonesia. ?Pemahaman masyarakat atau calon nasabah dan nasabah terhadap perbankan syariah ini masih sangat rendah. Ini juga PR yang perlu dilakukan, program secara masif bagaimana kita meningkatkan lietrasi agar masyarakat lebih paham, lebih mengenal bisnis dan perbankan syariah,? kata Hery dalam acara Direksi Mengajar yang digelar secara daring pada Jumat (3/9). Acara Direksi Mengajar kerja sama Unpad melalui BUMN Center of Excellence dan BSI tersebut mengangkat tema ?Perbankan Syariah sebagai Energi Baru Ekonomi Indonesia?. Dikatakan Hery, perbankan syariah di Indonesia memiliki pertumbuhan yang baik. Hingga Juni 2021, pertumbuhan industri perbankan syariah tumbuh 15,80%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri perbankan di Indonesia. Pertumbuhan positif perbankan syariah juga menunjukkan bahwa meski dalam kondisi sulit akibat pandemi, perbankan syariah tetap dapat…

Read more

Menteri Perindustrian atau Menperin RI Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, industri manufaktur menyumbang kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, yaitu sebesar 17,34 persen. Karena itu, Kemenperin terus berupaya menggenjot kontribusi industri manufaktur terhadap PDB menjadi di atas 20 persen pada 2024. Hal tersebut disampaikan Menperin saat memberikan kuliah umum ?Revitalisasi Pembangunan Industri Manufaktur pada Masa dan Pasca Pandemi Covid-19? yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran secara virtual, Selasa (31/8). Selain berkontribusi besar terhadap PDB, pertumbuhan industri manufaktur pada triwulan II 2021 juga meningkat signifikan. Pertumbuhan industri manufaktur naik signifikan sebesar 6,91 persen, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional 7,07 persen. Sementara pada level Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur, Indonesia mengalami posisi poin di atas 50 selama 8 bulan berturut-turut, yaitu mulai dari November 2020 hingga Juni 2021. Bahkan, posisi Indonesia sempat terbesar di ASEAN pada April dan Mei, yaitu 54,6 dan 55,3. Ini berarti, industri manufaktur di Indonesia sedang mengalami…

Read more

Pada Sabtu (14/08/2021), para peserta FEB Unpad Virtual Summer Program 2021 mendapatkan pengetahuan tentang budaya Indonesia. Inti acara pada hari ini adalah perkenalan berbagai macam budaya Sunda. Untuk memeriahkan acara, para peserta diperbolehkan untuk menggunakan baju daerah dari negaranya masing-masing. Materi pada sesi pertama disampaikan oleh Pusat Studi Digitalisasi dan Pengembangan Budaya Sunda (PDPBS) Universitas Padjadjaran tentang Kebudayaan Sunda mulai dari sejarah suku Sunda, aksara Sunda, dan tari-tarian Sunda. Dr. Teddi Muhtadin, M.Hum sebagai pembicara PDPBS Unpad mengutip kata-kata M.AW. Brouwer ?When God smiled, Pasundan- the Sunda land ? was born? yang artinya ?Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum? untuk menggambarkan keindahan alam dan budaya Sunda. Selain presentasi materi, PDPBS menghadirkan interaksi dua arah dengan peserta melalui pengenalan alat-alat yang digunakan untuk menulis aksara Sunda dan memamerkan koleksi aksara Sunda yang dimiliki. Peserta FEB Virtual Summer Program 2021 mendapatkan sertifikat partisipasi acara dengan penulisan nama mereka dalam Bahasa Sunda…

Read more

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran kembali menyelenggarakan acara International Summer Program yang akan dilaksanakan selama 7 hari, mulai 11 – 18 Agustus 2021 mendatang. Berbeda dengan program sebelumnya, Summer Program tahun ini digelar secara virtual dikarenakan pandemi Covid-19. Setiap tahun, FEB Unpad mengadakan 2 kali Short Program, yaitu Spring Program pada bulan Februari dan Summer Program pada bulan Agustus. Meskipun di tengah keterbatasan akibat pandemi, tidak menyurutkan semangat tim International Office FEB Unpad untuk melaksanakan International Summer Program 2021 secara virtual. Mengusung tema ?ASEAN Business Environment Amidst Covid Pandemic: Opportunities and Challenges?, International Virtual Summer Program 2021 kali ini bertujuan untuk menjadi wadah dalam pengembangan ide mahasiswa yang berasal dari berbagai negara dan multidisiplin ilmu serta mempererat persahabatan antar negara di kawasan Asia khususnya ASEAN, terutama dengan universitas-universitas yang telah menjalin kerja sama dengan FEB Unpad. Dr. Ersa Tri Wahyuni selaku ketua acara FEB Unpad International Virtual Summer Program…

Read more

6/6