Skip to main content

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

FEB Unpad Tutup Rangkaian KKN-PPM di Desa Sukawangi

Rangkaian Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian Pada Masyarakat (KKN-PPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (FEB Unpad) di Desa Sukawangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, secara resmi ditutup pada 11 Agustus 2026 di Aula Desa Sukawangi.


Kegiatan penutupan dihadiri oleh Manajer Project PPM, Manajer Riset dan Kerja Sama FEB Unpad, para dosen PPM, Kepala Desa Sukawangi beserta jajaran aparat desa, serta mahasiswa peserta KKN-PPM.


Kegiatan diawali dengan penyampaian laporan oleh perwakilan mahasiswa mengenai pelaksanaan dan hasil program dari tiga klaster. Selama pelaksanaan KKN-PPM, mahasiswa bersama para dosen melaksanakan berbagai program yang berfokus pada penguatan tata kelola keuangan, pengembangan agribisnis dan UMKM, serta peningkatan literasi dan ketahanan sosial-ekonomi masyarakat.


Pada bidang tata kelola BUMDes dan keuangan desa, lebih dari 35 peserta memperoleh pemahaman mengenai pencatatan transaksi, pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, pengelolaan modal, digitalisasi pencatatan, serta transparansi dan akuntabilitas keuangan.


 Kegiatan tersebut juga membuka ruang diskusi antara pengurus BUMDes dan narasumber mengenai perbaikan tata kelola internal serta pengembangan unit usaha. Sebagai tindak lanjut, mahasiswa menyerahkan modul pengelolaan keuangan yang dapat digunakan oleh BUMDes, koperasi, UMKM, dan perangkat desa sebagai panduan dalam memperbaiki pengelolaan usaha.


Program pada bidang agribisnis dan rantai nilai menghasilkan peningkatan keterampilan bagi petani dan pelaku UMKM. Pelaku usaha memperoleh tambahan wawasan mengenai pengelolaan usaha, pembangunan jejaring, dan strategi pemasaran. Delapan peserta juga mendapatkan keterampilan membuat Batik Shibori serta pengetahuan mengenai pemanfaatan media digital untuk memperluas pemasaran produk.


Pada sektor pertanian, sebanyak 18 petani memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam membuat pestisida nabati sekaligus memahami pentingnya aspek halal dalam rantai nilai pertanian. Selain itu, 21 petani mendapatkan keterampilan awal membuat pupuk organik cair dengan memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Program ini turut menghasilkan katalog yang memuat sembilan UMKM aktif di Desa Sukawangi serta melengkapi informasi lokasi sejumlah usaha melalui Google Maps. Luaran tersebut diharapkan membantu memperkenalkan produk lokal sekaligus memudahkan konsumen menemukan lokasi UMKM desa.


Upaya penguatan ketahanan sosial-ekonomi masyarakat dilakukan melalui edukasi mengenai penipuan daring, pinjaman online ilegal, judi online, investasi bodong, dan risiko pinjaman informal. Kegiatan ini berhasil menjangkau 40 peserta dari kelompok penerima bantuan sosial dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai risiko keuangan.

Edukasi pemilahan sampah juga menjangkau 89 peserta dari tiga kelompok ibu penerima Program Keluarga Harapan. Setelah mengikuti kegiatan, peserta mampu membedakan jenis sampah dan memahami cara pemilahannya. Mahasiswa turut membagikan booklet yang dapat digunakan masyarakat sebagai panduan setelah program berakhir.


Selain itu, forum diskusi ekonomi berbasis syariah meningkatkan pemahaman pengurus Koperasi Desa Merah Putih dan perangkat desa mengenai akad muamalah, prinsip halal dan haram, serta penerapannya dalam kegiatan ekonomi. Sementara itu, sosialisasi literasi keuangan digital yang diikuti 17 peserta dari kelompok PKK dan kader Posyandu menunjukkan peningkatan pemahaman berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test.


Dalam sambutannya pada kegiatan penutupan, Kepala Desa Sukawangi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian yang telah dilaksanakan oleh para dosen dan mahasiswa FEB Unpad. Berbagai program tersebut dinilai telah memberikan tambahan pengetahuan, keterampilan, dan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan potensi ekonomi desa.


Pemerintah Desa Sukawangi berharap kerja sama dengan FEB Unpad dapat terus dilanjutkan pada pelaksanaan KKN-PPM berikutnya. Keberlanjutan program diperlukan agar hasil yang telah dirintis dapat dikembangkan melalui pendampingan yang lebih luas dan berkesinambungan.


Secara keseluruhan, KKN-PPM FEB Unpad menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta sejumlah luaran yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut, antara lain modul pengelolaan keuangan, katalog dan informasi lokasi UMKM, serta booklet pemilahan sampah. Hasil ini diharapkan menjadi dasar bagi keberlanjutan kerja sama antara FEB Unpad, Pemerintah Desa Sukawangi, kelembagaan ekonomi desa, dan masyarakat dalam memperkuat kemandirian serta ketahanan ekonomi Desa Sukawangi.