Tim mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional melalui inovasi alat pendeteksi kadar gula darah bernama MANIES (Measurement Analysis NIR-Spectroscopy). Alat ini memungkinkan pengguna memantau gula darah tanpa jarum suntik, cukup dengan menempelkan ujung jari telunjuk kanan atau kiri pada sensor, kemudian hasil pengukuran dapat diperoleh dalam waktu kurang dari lima detik.
Dalam ajang kompetisi tersebut, MANIES kembali meraih pengakuan internasional dengan memborong empat penghargaan sekaligus, yaitu ICE on I Award, Murata Choice Award, People’s Choice Award, serta Recognition Certificate dari DOST Filipina.
Pada tahun 2024, tim mahasiswa Unpad ini juga telah mendulang lima penghargaan di ajang World Invent Singapore, termasuk gelar juara umum, medali emas, dan penghargaan inovasi terbaik. Keberhasilan tersebut membuka jalan undangan resmi dari pemerintah Filipina melalui Department of Science and Technology (DOST) bagi Tim MANIES untuk mengikuti ajang Philippines’ International Exposition of Technologies (PHILIPPINExT) yang digelar di Manila pada 14–17 Juli 2025.
MANIES dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi Near Infrared (NIR) Spectroscopy yang mampu membaca panjang gelombang jaringan tubuh untuk mendeteksi kadar gula darah. Purwarupa ini telah diuji coba di dua rumah sakit, termasuk RS Unpad, dengan melibatkan 120 responden. Hasil uji menunjukkan tingkat sensitivitas 100% dan spesifisitas 93%, sehingga membuktikan potensi MANIES sebagai instrumen medis yang akurat, praktis, dan ramah lingkungan karena mengurangi limbah medis sekali pakai.
Tim pengembang MANIES terdiri dari mahasiswa lintas fakultas dari berbagai disiplin ilmu yakni Rizky Ramadhan Sayyid Zenyda (Fakultas Kedokteran), Najwa Amalia Mansoor (FEB – Manajemen), Yeni Setiyowati (Sekolah Vokasi – Administrasi Keuangan Publik), Muhammad Arrasyid Firdaus Riyadi (FMIPA – Statistika) dan Muhammad Riza Vikar Akbar Alhayat (Fakultas Kedokteran).
Kehadiran mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam tim ini turut memperkuat strategi hilirisasi dan keberlanjutan inovasi, sehingga karya yang dihasilkan tidak hanya unggul dari sisi teknologi, tetapi juga memiliki peluang besar untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Ketua tim, Rizky Ramadhan Sayyid Zenyda, menyampaikan bahwa hilirisasi MANIES menjadi target utama setelah meraih berbagai penghargaan.
Rangkaian prestasi yang diraih MANIES menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu dan juga mendorong lahirnya inovasi lainnya yang berkelanjutan secara sosial dan ekonomis.
Tetap semangat dan terus berkarya menginspirasi Najwa dan Tim!
#FEBUnpadBangga #FEBUNPAD #LEADINGANDINSPIRING #UNPAD