Skip to main content

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

PwC Indonesia Hibahkan 20 Laptop untuk Dukung Mahasiswa FEB Unpad Selesaikan Tugas Akhir

JATINANGOR — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (FEB Unpad), bekerja sama dengan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC Indonesia), secara resmi mendistribusikan 20 laptop kepada mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir tetapi kekurangan perangkat pendukung pembelajaran.


Pendistribusian bantuan ini berlangsung bersamaan dengan acara “PwC Indonesia Campus Hiring 2026” yang diadakan di kampus FEB Unpad di Jatinangor pada hari Sabtu (21 Mei 2026).
Laptop tersebut ditujukan untuk mahasiswa FEB Unpad penerima beasiswa Kartu Mahasiswa Cerdas Indonesia (KIP-K) yang telah memasuki semester ketujuh atau mulai menulis tesis dan belum memiliki laptop sendiri.


Tidak seperti hibah pada umumnya, bantuan ini dikelola sebagai fasilitas pinjaman bergulir. Laptop dipinjamkan kepada mahasiswa untuk jangka waktu tertentu selama proses tugas akhir, kemudian dikembalikan dan dipinjamkan kembali kepada mahasiswa berikutnya berdasarkan antrian dan tingkat urgensinya. Mekanisme ini memungkinkan satu laptop untuk bermanfaat bagi banyak mahasiswa, memastikan dampak berkelanjutan dari bantuan PwC Indonesia.


Secara simbolis, Dimas Bimo, Direktur Hukum PwC Indonesia, menyerahkan bantuan tersebut kepada Dr. Ersa Triwahyuni, Kepala Pusat Studi Akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran (FEB Unpad), yang kemudian menyerahkannya kepada perwakilan mahasiswa penerima manfaat.
Dekan FEB Unpad, Prof. Mohamad Fahmi, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi tersebut. “Kami berharap kolaborasi antara FEB Unpad dan PwC Indonesia akan terus terjalin dan berkelanjutan di masa mendatang. Kami berharap PwC Indonesia terus sukses dan terus menjadi mitra inspiratif dalam memajukan pendidikan nasional,” katanya.


Di era digital saat ini, kurangnya peralatan kerja yang memadai seringkali menghambat mahasiswa untuk menyelesaikan studi mereka tepat waktu. Laptop-laptop ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa FEB Unpad untuk mengakses referensi penelitian, memproses data, dan menyelesaikan tugas akhir mereka tanpa kesulitan teknis, sekaligus meringankan beban keuangan mereka dan memberikan motivasi untuk lulus dengan cepat dan memasuki dunia profesional.