Kepala Center of Accounting Studies (CAS) FEB Unpad Dr.Ersa Tri Wahyuni diundang untuk berbagi keahliannya kepada para regulator pengawas industri asuransi di Brunei Darussalam pada tanggal 2-4 Februari 2026. Kegiatan training tiga hari ini diselenggarakan oleh BILIF, Brunei Institute of Leadership and Islamic Finance, suatu Lembaga training milik Brunei Darussalam Central Bank di Gedung kantor BILIF, kota Bandar Seri Begawan.
Training tiga hari ini selain memberikan dasar teknikal IFRS 17 Insurance Contract juga berfokus pada bagaimana meningkatkan peran regulator dalam mengawasi industri asuransi setelah penerapan IFRS 17. Brunei Darussalam sudah menerapkan IFRS 17 sejak tahun 2023 baik untuk Perusahaan asuransi syariah maupun asuransi konvensional. Dr. Ersa Tri Wahyuni juga memberikan informasi mengenai kebijakan regulator dan evaluasi penerapan IFRS 17 di negara negara lain. Sebagai nara sumber Tunggal dalam tiga hari training tersebut membuat Dr. Ersa harus melakukan riset cukup mendalam untuk menyusun materi dan analisis mendalam laporan keuangan perusahaan-perusahaan asuransi di Brunei Darussalam.
“Ini kali kedua kami diundang untuk memberikan training IFRS 17 kepada Bank Sentral Brunei Darussalam, yang pertama adalah Oktober 2024. Tahun ini adalah tahun kedua Brunei menerapkan IFRS 17 tentunya penerapannya semakin baik dan regulator dapat meningkatkan perannya dalam mengawasi Perusahaan asuransi setelah penerapan IFRS 17”
Kepala Departemen Akuntansi Dr. Dini Rosdini menyambut baik peran dosen dosen akuntansi berkiprah sebagai ahli di luar negeri. “Departemen Akuntansi merasa bangga bahwa dosen dosen kami diakui keahliannya oleh lembaga regulator luar negeri, apalagi IFRS 17 ini adalah standar akuntansi internasional yang sangat sulit dan memberikan tantangan tersendiri bagi Perusahaan asuransi di seluruh dunia.”
Training IFRS 17 ini mendukung laporan keuangan Perusahaan asuransi yang lebih transparan. Industri asuransi sangat penting untuk pencapaian SDG 3 Good Health and Well Being dan SDG 8 Decent Work and Economic Growth. Penguatan laporan keuangan perusahaan juga mendukung SDG 9 Industry, Inovation and infrastructure. Training yang dilakukan oleh Dr.Ersa Tri Wahyuni juga mendukung SDG 4 Quality Education karena memberikan pelatihan yang berkualitas untuk para regulator.
#SDG3
#SDG8
#SDG9