Bandung, 11 Februari 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (FEB Unpad) secara tegas memperkuat reformasi birokrasi melalui pencanangan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan yang digelar pada Selasa, 11 Februari 2026 di Auditorium Bale Santika ini dihadiri oleh Rektor Universitas Padjadjaran beserta jajaran pimpinan universitas dan diikuti oleh seluruh sivitas akademika FEB Unpad.
Penguatan ZI menuju WBBM tersebut menjadi bagian dari agenda strategis FEB Unpad dalam membangun tata kelola yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kualitas layanan. Langkah ini melanjutkan capaian sebelumnya, di mana FEB Unpad tercatat sebagai satu-satunya fakultas di lingkungan Unpad yang telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Dekan FEB Unpad, Prof. Mohamad Fahmi, S.E., M.T., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum ini merupakan fase akselerasi menuju standar layanan yang lebih tinggi. FEB Unpad saat ini berada pada tahap intensif verifikasi dan finalisasi dokumen pendukung sebagai bagian dari proses evaluasi menuju WBBM, dengan target pengajuan pada awal Maret 2026.
“Ini adalah penguatan atas fondasi yang sudah kita bangun. Fokus kita bukan hanya kelengkapan dokumen, tetapi konsistensi praktik layanan yang profesional, cepat, dan akuntabel,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan peta jalan pembangunan Zona Integritas FEB Unpad secara interaktif melalui platform presentasi digital. Roadmap tersebut memuat tahapan perbaikan proses layanan, penguatan sistem pengendalian internal, serta integrasi layanan berbasis teknologi untuk meningkatkan transparansi dan responsivitas.
Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Sp.M(K)., M.Kes., Ph.D., dalam keynote speech menekankan bahwa tata kelola yang bersih merupakan fondasi pendidikan berkelas dunia. Menurutnya, mutu akademik tidak berdiri sendiri, tetapi ditopang oleh sistem administrasi yang efektif dan melayani.
Ia juga menyampaikan bahwa penguatan Zona Integritas di FEB Unpad mencerminkan komitmen institusi dalam membangun sistem yang akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, dilakukan penandatanganan Pakta Integritas oleh Dekan FEB Unpad yang disaksikan oleh Rektor Unpad. Prosesi ini menjadi simbol penguatan budaya kerja berbasis integritas di lingkungan fakultas. Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan peluncuran sistem layanan digital pelaporan FEB Unpad yang memungkinkan pemantauan proses secara lebih terbuka dan terdokumentasi.
Melalui penguatan Zona Integritas menuju WBBM ini, FEB Unpad menegaskan bahwa reformasi birokrasi merupakan proses berkelanjutan yang menuntut disiplin, konsistensi, dan perubahan budaya kerja. Langkah ini sekaligus memperkuat kontribusi FEB Unpad terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 16 tentang institusi yang efektif, akuntabel, dan transparan, SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, serta SDG 9 terkait inovasi dan penguatan infrastruktur digital layanan. Integritas diposisikan sebagai fondasi utama untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berdaya saing global dan berdampak bagi masyarakat.