Jatinangor, 23 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (FEB Unpad) bersama Harian Bisnis Indonesia menggelar acara Bisnis Indonesia Goes to Campus (BIGC) 2025 bertajuk “The Future is Yours” di Bale Santika, Universitas Padjadjaran. Kegiatan ini menghadirkan rangkaian talkshow inspiratif yang ditujukan untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai dunia bisnis, kepemimpinan, digitalisasi, serta perencanaan karier di tengah tantangan ekonomi digital.
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.15 WIB ini menghadirkan sejumlah pembicara ahli di bidangnya, diantaranya Dina Sartika, S.E., M.Si.,Ph.D, selaku Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi FEB Unpad; Fahmi Achmad, Wakil Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia; Dr. Mery Citra Sondari, S.E., M.Si., Ketua Program Studi Sarjana Bisnis Digital FEB Unpad; Ega Dwi Maresthy, Direktur People & Corporate Affairs Batumbu; serta Sugeng Suharyono, Commercial Director PT Garuda Beverage Sukses. Para narasumber ini berbagi pengalaman dan perspektif seputar kepemimpinan, bisnis, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Hadir mewakil Dekan FEB Unpad, Dina Sartika, S.E., M.Si.,Ph.D menegaskan di sesi awal sambutan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, perusahaan, dan sektor fintech menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dinamika global. “Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa FEB Unpad tidak hanya mendapatkan inspirasi, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan relevan, berpikir inovatif, dan membaca peluang untuk menjadi pemimpin masa depan bangsa,” ujarnya.
Batumbu sebagai perusahaan fintech lending di sesi pertama acara membahas perannya dalam mendukung UMKM melalui akses pembiayaan yang cepat dan aman. Dukungan ini terbukti mampu meningkatkan distribusi dan penjualan produk hingga 50 persen, sekaligus memperlancar roda perekonomian. Selain itu, Batumbu juga menggarisbawahi pentingnya literasi keuangan sejak dini dengan perencanaan berbasis SMART goals, serta membuka peluang karier bagi mahasiswa melalui Batumbu Talent Program.
Di sisi lain, Bisnis Indonesia Group yang berdiri sejak 1985 berkomitmen untuk selalu hadir sebagai navigator bisnis terpercaya. Bertransformasi menjadi content provider, Bisnis Indonesia hadir dengan jurnalisme bisnis yang cepat, akurat, dan kredibel di tengah derasnya arus informasi digital. Proses pembuatan konten yang melibatkan riset mendalam, verifikasi ketat, dan kreativitas tinggi, menjadi penopang utama dalam membantu masyarakat memahami peluang ekonomi digital secara tepat.
Profil inspiratif dari Garuda Food juga turut menambah insight di acara tersebut. Garuda Food yang tumbuh dari UMKM menjadi perusahaan global dengan lebih dari 7.500 karyawan, 125 depo, dan 160 distributor di seluruh Indonesia mengungkapkan bahwa kesuksesan tersebut tak lepas dari kepemimpinan adaptif dan transformasional yang menekankan pemberdayaan, kolaborasi, serta pengembangan budaya perusahaan. Model ini diyakini sebagai kunci dalam menghadapi tantangan industri sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis.
Dalam forum tersebut turut disinggung pula visi Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan pada 2027. Pemerataan akses dan distribusi bahan pangan berkualitas dipandang sebagai aspek krusial dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Dari perspektif akademik, Dr. Mery Citra dari FEB Unpad menyoroti bahwa revolusi industri 4.0 telah mengubah pola bisnis, rantai pasok, dan model konsumsi masyarakat. Hal ini membuka peluang besar di sektor digital, mulai dari e-commerce, social commerce, hingga pekerjaan kreatif seperti content creator, freelancer, dan pengembang produk digital. Untuk itu, mahasiswa dituntut membekali diri dengan growth mindset, keterampilan digital, serta kemampuan beradaptasi agar mampu bersaing di era baru.
Acara ini tidak hanya menyajikan wawasan dan inspirasi, tetapi juga melibatkan mahasiswa secara interaktif melalui games, konsultasi CV, serta hadiah menarik dari para mitra. Kehadiran BIGC 2025 di FEB Unpad adalah upaya Fakultas dalam membekali mahasiswanya dengan literasi bisnis, kepemimpinan adaptif, dan kemampuan membaca peluang di era digital, sehingga dapat menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.