Bali, Indonesia (di Universitas Udayana), 28 – 30 Agustus 2024
Universitas Padjadjaran/UNPAD (Indonesia) bersama dengan Universitas Ekonomi Kota Ho Chi Minh (Vietnam) dan Universitas Udayana/UNUD (Indonesia) bersama-sama menyelenggarakan konferensi yang memupuk dan memperkuat dialog antara peneliti muda dan berpengalaman, pembuat kebijakan, dan praktisi, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman kolektif tentang peran dan fungsi studi bisnis dan ekonomi di wilayah regional.
Konferensi bersama ini merupakan gabungan dari konferensi bergengsi sebelumnya seperti Konferensi Riset Lanjutan Global ke-8 tentang Manajemen dan Studi Bisnis (GARCOMBS ke-8), Konferensi Asia ke-6 tentang Studi Bisnis dan Ekonomi (ACBES ke-6), dan Konferensi Internasional tentang Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (ICONICS ke-2). Konferensi ini juga diselenggarakan sebagai bentuk implementasi Nota Kesepahaman (MoA) tentang kolaborasi akademik dan penelitian di antara ketiga universitas tersebut.
Pidato yang berwawasan dari Presiden UEH, Prof. Su Dinh Thanh, diikuti oleh Rektor Unpad, Prof. Dr. Rina Indiastuti dan Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, menandai dimulainya konferensi. Selain membahas kekuatan ekonomi utama dan tantangan ke depan, mereka juga menekankan kemitraan dan kolaborasi global yang akan memungkinkan kita untuk menemukan solusi bersama untuk tantangan yang kita hadapi di era disrupsi.
Beberapa pakar luar biasa dari berbagai latar belakang hadir di sini, menyatukan beragam perspektif dan keahlian bagi mereka yang menghadiri konferensi, seperti Prof. Subal C. Kumbhakar, Profesor di Binghamton University – SUNY, Amerika Serikat Co-Editor Empirical Economics, Prof. Gabriel S. Lee dari University of Regensburg, Jerman dan Co-Editor Journal of Asian Business and Economic Studies, Assoc. Prof. Dong Nguyen dari Durham University, Inggris Raya, Prof. Michelle Greenwood, Profesor di Monash University, Australia dan Co-Editor in Chief Journal of Business Ethics, Prof. Rebecca Thornton dari Baylor University, Amerika Serikat.
Sekitar 297 orang dari 27 negara telah berpartisipasi, memperluas peluang mereka untuk penelitian bersama, praktik inovatif, ide transformatif dalam skala global, dan inisiatif kolaboratif lainnya melalui konferensi bersama ini.
Sampai jumpa lagi tahun depan!
Konferensi Gabungan Asia tentang Studi Bisnis dan Ekonomi: Konferensi tentang Berbagai Topik Bisnis dan Ekonomi di Asia