Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Program pertukaran pelajar antara Institut Teknologi Bandung dan Universitas Padjadjaran

Program pertukaran pelajar antara Institut Teknologi Bandung dan Universitas Padjadjaran kembali dibuka pada semester genap tahun akademik 2025/2026, sebanyak 12 mahasiswa Program Studi Teknik Bioenergi ITB mengikuti pembelajaran di Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran dengan mengambil mata kuliah Digital Finance yang dilaksanakan di kampus jatinangor Gedung LEAD FEB Unpad.
Kehadiran para mahasiswa ITB di lingkungan FEB Unpad menjadi ruang pertukaran gagasan lintas disiplin yang menarik. Mahasiswa dengan latar belakang teknologi dan energi kini berkesempatan memahami perkembangan sistem keuangan digital, mulai dari inovasi teknologi finansial hingga dampaknya terhadap dinamika ekonomi masa depan. Interaksi ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga membuka perspektif baru mengenai keterkaitan antara teknologi, industri, dan ekonomi.
Salah satu peserta, Rifan Suryadi, menyampaikan ketertarikannya mengikuti program ini karena ingin mendapatkan pengalaman belajar di luar bidang studinya. “Saya ingin mendapatkan hal baru yang dipelajari di luar jurusan saya. Di jurusan kami lebih berfokus pada industri proses, sementara kami juga perlu memahami aspek perekonomian seperti keuntungan dan kerugian dalam industri yang nantinya akan kami kelola di lingkungan dan pekerjaan kami,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Mochammad Ariq Syah yang berharap program serupa dapat terus dikembangkan. Menurutnya, banyak mahasiswa yang memiliki minat untuk mempelajari bidang lain di luar jurusannya. “Saya berharap program pertukaran pelajar seperti ini dapat lebih diperbanyak lagi, karena saya yakin mahasiswa memiliki ketertarikan di bidang lain dari jurusannya. Program ini sangat baik dan diharapkan dapat terus dikembangkan serta dipertahankan,” ujarnya.
Sementara itu, Nicole Clara Laurence menyampaikan harapannya agar kolaborasi antar perguruan tinggi tidak hanya berhenti pada kegiatan perkuliahan. Ia berharap ke depan program pertukaran pelajar juga dapat dikembangkan dalam bentuk proyek atau studi kasus bersama yang melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.
Apresiasi juga disampaikan oleh dosen pengampu mata kuliah Digital Finance di FEB Unpad, Heriyaldi. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa dari ITB memberikan warna baru dalam proses pembelajaran di kelas. “Saya sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa ITB dalam mata kuliah Digital Finance di FEB Unpad. Kehadiran ini menciptakan ruang pembelajaran yang lebih kolaboratif dan multidisipliner dalam memahami perkembangan keuangan digital,” ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa FEB Unpad juga mendapatkan kesempatan untuk melihat bagaimana perspektif teknik dan teknologi dapat berkontribusi dalam memahami perkembangan ekonomi digital. Pertemuan antara mahasiswa teknik dan ekonomi menunjukkan bahwa tantangan masa depan membutuhkan kolaborasi lintas disiplin, sehingga diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk terus terbuka terhadap pengalaman belajar baru serta membangun jejaring akademik yang lebih luas.